UKM Indonesia

Catatan UKM Indonesia

Keuntungan Memiliki Deposito

Sebenarnya deposito adalah produk simpanan yang dikeluarkan oleh bank selayaknya tabungan. Namun, bedanya bila deposito Anda hanya akan bisa melakukan penyetoran serta penarikan hanya satu kali, itu pun dapat dilakukan pada waktu yang telah ditentukan.

Kondisi inilah yang membedakan antara tabungan dengan deposito. Dimana bila produk tabungan pada umumnya Anda bisa menabung dan menarik kapan saja bila dibutuhkan, sedangkan deposito hanya sekali.

Jadi, dapat disimpulkan jika deposito adalah jenis produk simpanan dengan sistem penyetoran serta penarikan dana yang telah diatur sesuai dengan ketetapan. Deposito juga dibagi menjadi beberapa jenis, seperti :

  • Deposito berjangka

Deposito berjangka merupakan tabungan dengan jangka waktu yang ditentukan sesuai kesepakatan antara pihak bank dan nasabah. Jangka waktunya minimal adalah satu bulan sampai dengan 24 bulan.

Penarikan dananya dapat dilakukan sesuai dengan seberapa lama Anda ingin menyimpan uang Anda. Misalnya hari ini Anda menyetorkan Rp 5.000.000 dan akan ditarik setelah 5 bulan, maka seperti kesepakatan, Anda baru bisa menarik dana setelah 5 bulan.

  • Sertifikat deposito

Jenis deposito yang tidak selalu merujuk pada perorangan maupun lembaga. Tingkat bunganya pun akan sedikit lebih tinggi bila dibandingkan tabungan biasa.

  • Deposito On-call

Tabungan berjangka dengan waktu yang relatif singkat, yakni minimal hanya satu minggu dan maksimal satu bulan. Biasanya diterbitkan dengan jumlah yang besar.

Keuntungan Memiliki Deposito

  • Deposito aman dan dijamin LPS

Tidak hanya aman dari tindak kejahatan, menyimpan uang berupa deposito dapat memberikan garansi yang lebih baik. Karena simpanan juga telah dijamin oleh LPS (Lembaga Penjamin Simpanan).

Jadi Anda tidak perlu merasa khawatir apabila terjadi masalah dikemudian hari, seperti bank dimana Anda menabung mengalami kebangkrutan. Simpanan yang Anda miliki akan tetap aman, karena telah dijamin oleh LPS.

  • Resiko rendah

Tidak hanya pada masalah keamanan saja, namun juga resiko yang dimiliki oleh deposito termasuk rendah. Mengapa? Karena deposito tidak terpengaruh dengan pergerakan pasar, sistem pengelolaannya telah ditetapkan sebagaimana mestinya oleh perbankan dan tidak akan mengalami perubahan.

  • Deposito memiliki pendapatan per tenor

Keuntungan selanjutnya adalah bahwa ada pendapatan per tenor, hal ini telah disepakati oleh kedua belah pihak antara Anda (nasabah) dengan bank. Memang benar apabila memiliki simpanan di deposito, Anda tidak dapat menariknya sesuka hati.

Karena di dalam kesepakatan telah ditentukan bila Anda dapat menarik dana tersebut pada saat tertentu saja. Namun, menguntungkannya adalah Anda berhak mendapatkan tambahan tetap yang disebabkan adanya bunga setiap tenornya. 

  • Investasi lebih mudah

Jika Anda mempunya dana tidak berupa mata uang rupiah, misalnya dollar atau lainnya. Anda tetap bisa berinvestasi. Bahkan beberapa Bank telah memiliki fasilitas bagi nasabah yang ingin berinvestasi menggunakan deposito berjangka menggunakan mata uang asing dari negara manapun.

  • Manfaat suku bunga

Suku bunga deposito dikenal yang paling kompetitif bila dibandingkan dengan produk tabungan lainnya. Deposito bisa memberikan suku bunga sebanyak 3 (tiga) kali lipat daripada tabungan. Tentunya Anda dapat memanfaatkan hal tersebut agar dana di dalam rekening makin bertambah.

Kerugian dari Deposito

Walaupun bisa dikatakan memiliki resiko cenderung rendah, namun bukan berarti produk ini tidak ada kelemahannya. Lalu apa saja kerugian yang dapat muncul pada deposito?

  1. Anda sebagai pendana tidak dapat terlibat secara langsung pada pengelolaanya, padahal bisa saja dalam prosesnya terdapat keuntungan yang besar. Namun, dikarenakan Anda termasuk pasif, maka hanya dapat menikmati laba (keuntungan) akhirnya saja sesuai dengan ketetapan.
  2. Dana yang terdapat dalam deposito mungkin saja akan tergerus ketika terjadi inflasi. Maksudnya, ada kemungkinan bila uang yang berada di deposito nilainya akan turun dan semakin turun. Hal ini bisa terjadi karena, bila harga barang serta kebutuhan lain menjadi naik atau mahal.
  3. Keuntungan dari deposito relatif rendah, hal ini sejalan dengan prinsip dari deposito yang mempunyai resiko kecil sebagai produk investasi. Maka wajar, apabila hasilnya tidak besar bila dibandingkan dengan produk investasi lain, misalnya properti atau saham yang sebagaimana Anda ketahui memang memiliki keuntungan sangat besar dan berlipat ganda.
  4. Adanya sanksi atau penalti ketika Anda menarik dana sebelum waktu yang ditentukan, hal ini dapat membuat seluruh suku bunga yang seharusnya menjadi milik Anda menghilang.

Terlepas dari keuntungan serta kerugian yang telah disebutkan, setidaknya dengan Anda mendepositokan uang pribadi. Hal itu bisa melatih Anda agar belajar menabung juga berinvestasi. Apalagi untuk Anda yang tidak terbiasa atau tidak tahu bagaimana cara mengatur uang secara tepat.

Dengan menyimpan uang Anda pada produk simpanan ini, akan membuat diri menahan keinginan supaya tidak melakukan penarikan, karena jika menarik sebelum waktunya bisa terkena penalti. Tentunya Anda tidak menginginkannya.